Membeli genset bekas bisa menjadi solusi cerdas untuk memenuhi kebutuhan listrik dengan anggaran terbatas. Dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan genset baru, Anda bisa mendapatkan mesin berkualitas asalkan tahu cara memeriksanya dengan benar. Genset yang dirawat dengan baik dapat bertahan hingga 20 tahun atau lebih, tetapi yang tidak terawat bisa jadi masalah besar setelah pembelian.
Sebelum membeli, penting untuk mengetahui apa yang harus diperiksa untuk memastikan genset dalam kondisi prima dan siap pakai. Berikut panduan lengkap untuk pemula dalam memeriksa genset bekas.
Pentingnya Memeriksa Fisik dan Mekanik
Pemeriksaan fisik adalah langkah pertama dan paling krusial dalam memilih genset bekas. Mulailah dengan pemeriksaan visual menyeluruh terhadap seluruh bagian genset.
Badan Genset: Periksa apakah ada kerusakan fisik, karat, atau tanda-tanda kebocoran minyak dan cairan pendingin. Genset yang pernah terkena banjir atau kondisi ekstrem biasanya menunjukkan tanda karat yang tidak wajar.
Kondisi Teknis: Perhatikan mesin dan komponen mekanis lainnya. Mintalah riwayat penggunaan dan perawatan kepada penjual, termasuk informasi tentang berapa lama genset telah digunakan dan apakah pernah dilakukan perbaikan besar (overhaul).
Kapasitas Kerja: Untuk genset bekas, sebaiknya Anda berasumsi bahwa kinerja maksimal hanya mencapai 80% dari kapasitas yang tertera. Untuk keamanan dan usia pakai yang lebih panjang, operasikan genset pada beban sekitar 60% dari kapasitasnya.
Pengujian Operasional dan Elektrikal
Genset harus diuji dalam kondisi menyala untuk memastikan performa sebenarnya. Jangan hanya percaya pada penampilan fisiknya.
Uji Beban: Minta penjual untuk melakukan uji beban kerja minimal hingga 80% dari kapasitas tertera genset. Uji coba sebaiknya dilakukan minimal tiga kali untuk memastikan konsistensi performa.
Sistem Pembuangan: Ketika genset dinyalakan, periksa sistem pembuangan. Dengarkan suara mesin apakah halus atau tersendat, dan amati apakah ada asap berlebihan atau getaran tidak wajar.
Komponen Elektrik: Periksa kabel, soket daya, dan panel kontrol. Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas atau konektor yang rusak. Panel kontrol harus berfungsi dengan baik karena ini adalah “otak” dari genset tersebut.
Memeriksa Cairan dan Filter
Kondisi cairan dan filter adalah indikator yang baik untuk mengetahui seberapa terawatnya sebuah genset.
Oli Mesin: Periksa level dan kondisi oli. Oli yang terlalu hitam dan kental menandakan jarang diganti. Genset bekas yang baik seharusnya memiliki oli yang masih relatif bersih.
Cairan Pendingin: Periksa level cairan pendingin (coolant) di radiator. Campuran yang ideal adalah 50% air murni dan 50% antibeku. Jika Anda tinggal di daerah beriklim dingin, kadar antibeku bisa mencapai 60%.
Filter: Tanyakan kapan terakhir kali filter udara, bahan bakar, dan oli diganti. Filter yang tersumbat dapat mengurangi performa dan merusak mesin.
Mengevaluasi Kelengkapan dan Garansi
Faktor-faktor di luar kondisi teknis juga sangat penting untuk melindungi investasi Anda.
Usia Genset: Pertimbangkan usia genset. Mesin yang terlalu tua (lebih dari 15 tahun) berpotensi sulit mendapatkan suku cadang pengganti di pasaran.
Dokumen dan Garansi: Meskipun untuk barang bekas, mintalah garansi tertulis, biasanya berkisar 1-3 bulan setelah pembelian. Pastikan Anda mendapatkan buku manual asli genset tersebut.
Suku Cadang: Tanyakan ketersediaan suku cadang untuk merek dan model genset yang Anda beli. Genset dengan mesin dan generator merek Eropa dikenal lebih tahan banting, tetapi pastikan suku cadangnya masih tersedia di pasar lokal.
Kapan Sewa Genset Lebih Menguntungkan?
Untuk kebutuhan jangka pendek atau proyek temporer, menyewa genset seringkali lebih praktis dan ekonomis daripada membeli, meskipun bekas.
Harga sewa genset sangat bervariasi tergantung kapasitas dan durasi sewa. Berikut perkiraan biaya sewanya berdasarkan informasi dari berbagai penyedia jasa:
| Kapasitas Genset | Sewa Harian (Rp) | Sewa Mingguan (Rp) | Sewa Bulanan (Rp) |
|---|---|---|---|
| 20 – 40 KVA | 2.000.000 – 2.500.000 | 7.000.000 – 8.500.000 | 15.000.000 – 17.000.000 |
| 100 – 150 KVA | 4.250.000 – 6.000.000 | 12.000.000 – 13.000.000 | 22.000.000 – 26.000.000 |
| 300 – 500 KVA | 15.000.000 – 30.000.000 | 19.000.000 – 33.000.000 | 38.000.000 – 58.000.000 |
| 750 – 1000 KVA | 50.000.000 – 55.000.000 | 55.000.000 – 70.000.000 | 88.000.000 – 118.000.000 |
Sewa harian biasanya sudah termasuk solar, operator, dan kabel power untuk pemakaian sekitar 10-12 jam per hari. Sementara untuk sewa mingguan dan bulanan, bahan bakar solar biasanya tidak termasuk dalam paket dan menjadi tanggungan penyewa.
Tentang Jasa Kami
Bagi Anda yang membutuhkan solusi power supply di wilayah Jabodetabek, jualbeligensetjabodetabek.com hadir sebagai mitra terpercaya. Kami menyediakan layanan jual beli genset bekas berkualitas dari berbagai merk ternama yang telah melalui inspeksi ketat, serta layanan sewa genset fleksibel mulai dari kapasitas 20 KVA hingga 1000 KVA untuk mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari usaha kecil, acara, hingga proyek industri besar.
Tidak hanya itu, kami juga menerima penjualan genset bekas dan barang bekas proyek lainnya. Setiap genset bekas yang kami jual dijamin kualitasnya dan siap pakai, memberikan Anda nilai terbaik untuk investasi.
Membeli genset bekas memerlukan ketelitian dan kesabaran. Dengan mengikuti panduan pemeriksaan di atas, Anda bisa meminimalkan risiko dan mendapatkan genset bekas yang berkualitas. Selalu prioritaskan pengujian langsung dan jangan ragu untuk meminta bantuan teknisi ahli jika Anda kurang yakin dengan kemampuan pemeriksaan sendiri.
Untuk kebutuhan yang lebih fleksibel, jangan lupa pertimbangkan opsi sewa genset yang bisa menjadi solusi tepat sasaran tanpa komitmen jangka panjang.




